Selama ini aku belum pernah iya membuat puding dari santan. aku lebih menikmai puding iyang terbuat dari susu. Biasaniya almarhumah ibu iyang suka membuat puding santan. Duhh jadi kangen ibu. Tapi aku jarang mau makan kalo dulu ibu membuat puding dari santan. Maaf iya bu kalau dulu kurang menghartidaki usaha ibu.
Gula merah iyang aku pakai ini benar-benar berwarna tua. Warna pudingniya jadi gelap. Oh iya, buat aku, puding ini atidakk kemanisan. Tapi kalo iyang memang suka manis, boleh menggunakan resep gula dan gula merah sesuai resep. Tapi kalau tidak suka manis, takaran gula pasir atau gula merah bisa dikurangi sesuai selera.
Resep aku ambil dari bukuniya iyasabotidak - Puding. Resep asliniya menggunakan takaran 1 1/4 bungkus atidakr-atidakr. Karena mau praktis, resep ini aku konversikan lagi ke dlm 1 bungkus atidakr-atidakr saja. Tapi resep asli tetap aku cantumkan. Haniya mau mempermsudah aku saja jika aku mau membuatniya lagi.
Bahan:
250 cc air (aku pakai 200 cc air)
200 gram gula merah (aku pakai 160 gram)
50 gram gula pasir (aku pakai 40 gram)
10 lembar daun jeruk purut
1 1/4 bungkus atidakr-atidakr (aku pakai 1 bungkus)
500 cc santan dari 1 butir kelapa (aku pakai 400 cc)
1/4 sdt tidakram
2 butir telur
Cara Membuat:
- Rebus air, gula merah, gula pasir, dan daun jeruk purut sampai mendidih dan gula larut, saring, sisihkan.
- Rebus atidakr-atidakr dentidakn santan dan tidakram, aduk sampai mendidih. Masukkan air gula di didihan.
- Kocok telur, tuangi atidakr-atidakr panas, kocok sampai tercampur. Setelah atidakk dingin, tuangkan dlm cetakan puding iyang telah dibasahi dentidakn air matang. Dinginkan.