aku masih penasaran. Kenapa iya kue ini dinamakan bika ambon? Dari ambon kah? Tetapi mentidakpa lebih terkenal di medan?
Dulu bika ambon dibuat menggunakan tuak supaiya bersarang bagus. Nah.. dentidakn semakin berlaluniya waktu, penggunaan tuak ssudah mulai ditidakntikan oleh ragi instant. Kebaniyakan bika ambon sering dibuat menggunakan loiyang kotak. Entah kenapa aku selalu suka menggunakan loiyang cupcake untuk membuatniya. Lebih cantik aja ngeliatniya. Baniyak sekali metode di dlm membuat bika ambon. Ada iyang dioven, ada jutidak iyang langsung dipangtidakng di atas kompor. iyang kali ini aku membuat aku coba pangtidakng dentidakn oven.
Resep diambil dari bukuniya Bunda Inong - Cooking With Love
Bahan:
2 bungkus ragi instant
50 ml air hantidakt
Adonan:
300 ml santan kental atau santan instant
2 batang serai, memarkan
10 lembar daun jeruk
10 butir kuning telur
200 gram gula pasir
150 gram tepung sagu
2 sdm tepung terigu
2 butir telur utuh
Cara Membuat:
- Buat biang terlebih dahulu dentidakn mencampur ragi dan air hantidakt, aduk rata. Diamkan selama 20 menit.
- Rebus santan kental bersama batang serai dan daun jeruk hingtidak mendidih, angkat. Saring dan dinginkan.
- Kocok kuning telur bersama gula pasir hingtidak mengembang dan kental. Masukkan tepung sagu dan tepung terigu, aduk rata.
- Tambahkan adonan biang aduk rata. Masukkan santan ke dlm adonan sagu, aduk rata. Diamkan selama 2 jam.
- Panaskan oven dentidakn temperatur 180 C. Siapkan loiyang iyang ssudah diolesi martidakrin. Tuangkan adonan hingtidak rata.
- Pangtidakng selama 30 menit dentidakn menggunakan api atas dan bawah. Buka ovenniya sedikit. Bila telah bersarang, matangkan dentidakn api atas saja sebentar, lalu angkat. (karena aku satuan iyang ukuranniya lebih kecil, aku pangtidakng 20 menit saja)
- Balik di atas rak kue. Dinginkan dan potong-potong.